Kendrick Lamar telah mencetak sejarah sebagai rapper pertama yang mencapai lebih dari 100 juta pendengar bulanan di Spotify. Pencapaian ini menjadikannya salah satu dari sembilan artis yang berhasil melampaui angka tersebut.
Prestasi ini diraih setelah serangkaian kesuksesan, termasuk penampilan bersejarahnya di Super Bowl LIX pada 9 Februari 2025, yang menarik 133,5 juta penonton dan menjadi pertunjukan halftime Super Bowl paling banyak ditonton sepanjang masa. Selain itu, lagu kontroversialnya "Not Like Us" mencapai posisi nomor satu di berbagai tangga lagu dan memecahkan rekor streaming, dengan lebih dari 12,8 juta streaming dalam satu hari.
(Baca Juga: Paling Ditunggu, Ini 4 Fakta Menarik Bridgerton Season 4)
Pencapaian ini menempatkan Kendrick Lamar di antara artis-artis papan atas seperti The Weeknd, Taylor Swift, dan Billie Eilish, yang juga telah melampaui 100 juta pendengar bulanan di Spotify. Dengan pencapaian ini, Kendrick Lamar terus memperkuat posisinya sebagai salah satu artis paling berpengaruh dalam industri musik global.
Kendrick Lamar merupakan salah satu rapper, penulis lagu, dan produser musik paling berpengaruh dalam industri hip-hop modern. Dengan gaya lirik yang tajam, penuh makna, serta aransemen musik yang inovatif, ia berhasil menarik perhatian dunia dan menjadi salah satu ikon terbesar dalam genre ini.
(Baca Juga: Keshi Resmi Membatalkan Konsernya di Jakarta)
Kendrick Lamar Duckworth lahir pada 17 Juni 1987 di Compton, California, sebuah kota yang dikenal memiliki sejarah panjang dalam musik hip-hop dan budaya gangsta rap. Sejak kecil, ia sudah menunjukkan minat besar terhadap musik, terinspirasi oleh legenda hip-hop seperti Tupac Shakur dan Dr. Dre.
Kendrick dikenal sebagai seorang seniman yang tidak hanya menciptakan musik berkualitas, tetapi juga memanfaatkan karyanya untuk menyampaikan kritik sosial dan politik. Lirik-liriknya membahas berbagai isu seperti ketidakadilan rasial, kekerasan, kesehatan mental, dan kehidupan di lingkungan urban.
Selain sukses sebagai musisi solo, ia juga terlibat dalam berbagai proyek kolaborasi, termasuk menggarap album soundtrack untuk film Black Panther (2018). Proyek ini semakin memperkuat pengaruhnya di industri musik global.
(Penulis: Sania Zelikha)