5 Buku-buku Fiksi yang Cocok Dibaca Saat Healing!
By : Her World Indonesia - 2025-04-03 17:00:01Di lika-liku kehidupan, kamu akan dihadapi berbagai masalah yang membuatmu merasa kecewa dan tersakiti. Tak selalu karena masalah percintaan, terkadang pekerjaan atau bahkan pertemanan pun bisa mengundang perasaan yang negatif. Apabila dibiarkan, lambat laun perasaan negatif itu akan mempengaruhi jiwa dan ragamu. Untuk menghindarinya, kamu perlu melakukan proses healing secara perlahan. Kamu tidak harus selalu pergi mengunjungi destinasi-destinasi jauh untuk menenangkan diri, tapi juga bisa lewat hal-hal sederhana yang kamu jumpai sehari-hari.
Membaca buku fiksi menjadi salah satu cara untuk kamu menyembuhkan diri tanpa memakan tenaga dan tidak perlu mengeluarkan biaya yang besar. Her World punya sederet rekomendasi buku-buku fiksi yang cocok dibaca saat masa-masa healing. Simak selengkapnya di bawah ini!
(Baca juga: 3 Fakta Menarik Ini Ungkap Sisi Lain Pemain White Lotus)
1. Days at Morisaki Bookshop
(Salah satu buku dengan alur ringan. Foto: Dok. whats.sophie.reading/Instagram)
Novel fiksi yang satu ini menjadi salah satu karya Satoshi Yagisawa yang digemari banyak orang. Bercerita tentang kisah wanita muda bernama Takako, novel ini mengungkap perjalanan dirinya yang berusaha untuk menemukan kembali makna kehidupan. Sebelumnya, terdapat kejadian yang pahit hadir dalam hidupnya. Lebih spesifiknya, dirinya mengalami patah hati karena pacarnya yang tiba-tiba memutuskan hubungan meski keduanya telah menjalin hubungan secara lama. Buku ini akan membawa kamu melewati berbagai fase healing secara mendalam. Mulai dari Takako yang perlahan kehilangan arah dan motivasi, tenggelam dalam kehampaan, hingga akhirnya bisa bangkit kembali setelah dirinya mendapatkan tawaran bekerja di toko buku bekas milik pamannya.
2. Funiculi Funicula
(Before the Coffee Gets Cold menjadi judul alternatif buku Funiculi Funicula. Foto: Dok.alive_poets.society/Instagram)
Berbagai buku Jepang identik dengan kisah-kisah menarik yang menghangatkan. Rekomendasi berikutnya datang dari novel Toshikazu Kawaguchi. Terdapat sentuhan alur time-traveling, novel ini berkisah tentang kafe yang terletak di gang sempit di toko. Ketika memasuki kafe ini, para pelanggannya berkesempatan untuk pergi ke masa lalu, namun ada beberapa peraturan yang perlu diikuti. Novel yang menggabungkan elemen fantasi dan cerita humanis ini akan membawa kamu menikmati berbagai kisah menarik dari para pengunjung yang penuh emosi.
3. A Man Called Ove
(Buku yang satu ini siap memantik berbagai emosi. Foto: Dok. npclaridad/Instagram)
Meski alur yang disuguhkan sederhana, A Man Called Ove tetap memiliki storyline yang padat. Setiap adegan yang disuguhan memiliki makna dan saling berkaitan sehingga tak bisa dilewatkan. Buku karya Fredrik Backman ini mengisahkan kehidupan sosok Ove, pria yang kini sudah menua dan memiliki sikap yang dingin. Namun, sifatnya tersebut tentu bukan tanpa alasan karena sebenarnya dirinya juga menyimpan luka tersendiri. Kamu akan disambut dengan alur cerita yang hangat dan melihat tokoh-tokoh menarik yang kemudian hadir di kehidupan Ove.
4. Convenience Store Woman
(Karya Sayaka Murata yang satu ini hadir dengan ragam cover design. Foto: Dok. the_reading_affair/Instagram)
Meski lebih dikenal sebagai buku satir, Convenience Store Woman memiliki genreslice of life yang mengetuk hati dan pikiran. Kamu akan lebih banyak merefleksikan diri selama membaca buku ini. Berkisah tentang Keiko, seorang perempuan yang telah bekerja paruh waktu di minimarket sepanjang hidupnya. Namun, karena dirinya yang bisa dibilang kondisi yang berbeda dari orang-orang sebayanya, ia mengalami berbagai kesulitan. Minimarket tempatnya bekerjalah menjadi ruang dirinya merasa diterima. Kamu akan banyak melihat bagaimana proses seseorang menerima dirinya sekaligus melihat persepsi-persepsi baru tentang perempuan, pekerjaan, dan standar sosial. Buku karya Sayaka Murata cocok bagi kamu yang khususnya lagi healing karena telah dikecewakan oleh seseorang di kantor atau pekerjaanmu.
5. Resign!
(Resign! menjadi novel ringan yang penuh komedi, cocok untuk memperbaiki mood kamu! Foto: Dok. yunslxx/Pexels)
Masa-masa healing rasanya tidak akan lengkap kalau kamu tidak baca novel romansa yang satu ini! Jangan khawatir karena alur yang disajikan ringan sehingga kamu akan lebih nyaman saat membaca. Berlatar perkantoran, Resign! mengungkap kisah Geng Cungpret yang saling berlomba untuk segera mengundurkan diri karena lelah menghadapi sikap bos mereka. Namun, ternyata sang bos memendam rasa ke salah satu tokoh dari geng tersebut. Kisah romansa yang slow burn dan dihiasi berbagai konflik di kantor akan membuat kamu ikutan baper!
(Baca juga: Mudah! Ini 8 Tips Menghemat Biaya Hidup)
Perjalanan untuk benar-benar menyembuhkan diri memang tidaklah mudah. Terkadang kamu perlu melakukan effort lebih agar hati dan pikiran pulih kembali. Meski proses healing lebih identik dengan melakukan yoga atau berkunjung ke destinasi liburan, kegiatan yang menenangkan pikiran bisa dilakukan secara sederhana. Tak perlu pusing, kamu cukup mengambil buku fiksi dengan alur yang ringan, tapi tetap menyuguhkan cerita yang bermakna. Selamat membaca!
(Penulis: Zahrah Pricila)
- Tags:
- Baca Buku Fiksi
- Saat Healing